Showing posts with label creativewriting. Show all posts

Review Film Cheng Cheng Po: Because Faith in Humanity must be Restored


Indonesia memiliki banyak orang-orang yang memiliki bakat yang sangat luar biasa. Ada yang berbakat memainkan alat musik, pembuatan produk elektronik, bernyanyi, berakting, membuat film dan lainnya. Sehingga banyak karya-karyanya yang mulai terkenal di Seluruh Indonesia bahkan sampai seluruh dunia. Kita bisa lihat salah satunya di Produksi perfilman, banyak orang-orang yang membuat film pendek yang menyampaikan banyak maksud dan arti di balik film tersebut. Salah satunya Film yang satu ini, yang akan kita Review di Artikel kali ini, yaitu Film pendek Cheng Cheng po.

Film Cheng Cheng po ini merupakan Shortfilm yang memiliki durasi selama 18 menit. Film Pendek yang di sutradarai oleh B.W. Purbanegara ini di dalamnya banyak mengandung sisi moral maupun etika. Dan Film ini juga termasuk Film Terbaik FFI di tahun 2008. Saat ini memang belum banyak film-film yang memiliki makna dari sisi moral dan etika, hingga akhirnya sang Sutradara ini berhasil membuat film yang mengedepankan sisi-sisi yang banyak film tidak memilikinya.

Di dalam film ini adalah kisah persahabatan sekelompok anak dari berbagai latar belakang etnis dan budaya. Mereka bernama Han, Markus, Tiara, dan Tohir. Di dalamnya ada adegan dimana ada orang tua yang tidak setuju anaknya bergaul dengan orang Tiongkok, Sehingga di dalamnya jelas memperlihatkan beragam suku dan agama yang berbeda, namun mereka tidak menyatu.

Di film ini, diceritakan Han adalah keturunan Tiongkok dan memiliki orang tua yang berjualan bakpao, lalu Markus seorang anak dari Papua, yang ayahnya bekerja di bengkel, Tiara adalah seorang anak yang berasal dari Jawa Perkotaan, dan Tohir pun juga berasal dari keluarga biasa saja. Diceritakan bahwa ada seorang anak yang bernama Han Tidak bisa membayar SPP, dan Markus, Tohir dan Tiara ingin membantunya.

Namun orang tua dan keluarga dari ketiga teman Han ini tidak bisa membantunya, Orang tua Markus dan THohir bukan orang yang kaya, dan keluarga Tiara ini cenderung negatif terhadap etnis lain salah satunya adalah Tiongkok. Namun hingga akhirnya mereka semua menemukan suatu cara untuk mengatasi masalah tersebut, lalu tercetuslah membuat Barongsai. Keempat sahabat ini membuat Barongsai hanya dari barang-barang yang mereka temui.

Setelah dibentuk barongsai sesuai yang mereka bayangkan, mereka membuat pertunjukan barongsai yang dilakukan di dekan tempat Ibu Han Berjualan Bakpao. Penjaga masjid pun ikut turut membantu dengan memberi ketukan dengan bedug, hingga akhirnya tempat bakpao keluarga Han laris dan Han bisa membayar uang sekolah.

Entah saya sangat merasa bahwa film ini patut di tonton, ditambah dengan keadaan Indonesia saat ini. Nice film :)


Rating: 4/5

Review Buku Normal is Boring: Dare to be Beyond 'Normal'?


Indonesia kaya akan Sumber daya alam dan Sumber daya Manusianya. Banyak dari mereka melahirkan karya yang sangat luar biasa, seperti pembuatan film, pembuatan Produk baru, sampai ada yang pengarang sebuah buku. Saat ini sudah banyak karya-karya mereka ini yang bisa kita acungi Jempol, bahkan sampai karya nya yang sudah mendunia. Salah satu karya dari anak bangsa ini adalah sebuah Buku, yang akan kita Review di Artikel kita kali ini, yaitu Buku Normal is Boring.

Buku normal is boring ini adalah karya dari seorang wanita cantik sekaligus dosen yang bernama Ira Latief. Karyanya beliau ini berbicara tentang bagaimana kita harus memiliki sifat Kreatif. Jadi buku ini mengajarkan kita tentang cara-cara di Luar kebiasaan yang sering kita lakukan, sehingga dapat memicu diri kita untuk membuat hal-hal atau terobosan yang terbaru dalam hidup anda.

Buku yang memiliki 138 halaman ini memang cukup unik, anda akan termotivasi untuk melakukan hal-hal yang berbeda dari biasanya, didalamnya penulis juga ingin berbagi pengalaman dari orang-orang Kreatif yang pernah si penulis tahu atau jumpai, sehingga kita dapat menarik kesimpulan untuk menjadi orang kreatif tersebut. Sesuai dengan kalimat yang berada di belakang buku tersebut “Kreativitas bisa diciptakan dari hal sederhana dan “tidak nomal” bukanlah suatu kesalahan,” menjadi kreatif itu sebenarnya tidaklah susah, karena Kreativitas bisa diasah.

Beberapa orang kreatif yang ada di buku ini di antaranya adalah
  • ·         Alain Robert, Seorang Pendaki gedung pencakar langit di seluruh dunia, The Real Spiderman
  • ·         Tricia, seseorang yang hobinya Travelling keliling dunia dan mengunjungi tempat-tempat yang baru terjadi kejadian bencana alam
  • ·         David Tan, Eksekutif dari Malaysia yang melamar pacarnya dengan membuat iklan di Billboard
  • ·         Yoris Sebastian, seorang penggagas strategi “I Don’t like Mondays” menjadi “I Like Mondays”.
  • ·         Lady Gaga, dia tidak peduli cantik atau jelek, yang penting unik dan nyentrik
  • ·         Arief Rahman yang membuat CV di sebuah radio dengan cara yang berbeda dari yang biasanya dan unik juga, dia menuliskan CV tersebut dengan format seperti sebuah Cerpen sepanjang satu halaman. Yang isinya menceritakan keunikan di dalam dirinya
  • ·         Dan lainnya
Dari beberapa contoh orang kreatif tersebut bisa kita Tarik kesimpulan, bahwa menjadi kreatif itu, melakukan hal yang berbeda dan menjadi yang berbeda, berpikir luas, berpikir terbalik, mengubah persepsi menjadi positif, menjadi unik dan lainnya.

So, Are you brave enough to be Abnormal?


Rating 3/5

China Town-nya Jakarta!


Mungkin beberapa dari anda yang senang plesiran ke Luar Negeri, bukan hal yang asing lagi mendengar istilah China Town. Bila diperhatikan, hampir di setiap negara memiliki Kota China ini. Seperti di Indonesia, tepatnya Jakarta, juga memiliki China Town-nya sendiri atau yang terkenal dengan nama "Glodok"

Berjalan-jalan di Jakarta banyak keunikannya, ditambah lagi Jakarta merupakan ibukota dari Indonesia. Sehingga banyak yang mulai berhijrah ke Jakarta, dari orang-orang sampai berbagai produk pun juga berhijrah ke ibukota Indonesia ini. Alhasil banyak terjadi transaksi jual beli di Jakarta ini. Selain itu Jakarta juga memiliki berbagai kawasan Pusat Bisnis, Grosir bisnis, sampai tempat-tempat bersejarah. Salah satunya Pusat elektronik yang terkenal di Jakarta adalah di daerah Glodok. Oleh Karena itu di artikel kali ini kita akan sedikit review Travel Glodok.

Sedikit cerita tentang glodok, Glodok ini ternyata sudah ada sejak Pemerintahan Hindia Belanda, dan dikenal sebagai pecinan terbesar di Batavia. Sehingga bisa kita lihat mayoritas Warga Glodok adalah Keturunan Tionghoa. Kata Glodok sendiri berasal dari Bahasa sunda yaitu Golodog, yang memiliki arti Pintu masuk rumah, Karena sunda kalapa (Sebelum nama Jakarta) merupakan pintu masuk ke kerajaan sunda. Oiya Ada yang bilang juga daerah Glodok ini dikelilingi oleh banyak kincir air yang berbunyi Glojok-glojok, hingga diplesetin menjadi Glodok lah nama daerah ini.

Berjalan-jalan di Kawasan Glodok banyak memiliki nama-nama jalan yang unik, contohnya, jalan kebahagiaan, kesehatan, Kemenangan dan lainnya. Warga sekitar percaya pemberian nama ini merupakan sebuah doa, dan akan mengantarkan mereka ke kehidupan yang lebih baik lagi.

Banyak orang yang mengenal Glodok ini Pusat Elektronik, ternyata di sekitar Glodok juga memiliki berbagai macam jenis kuliner. Beberapa tempatnya ada di Pasar Petak Sembilan, disana terdapat makanan kering maupun basah. Kuliner-kuliner yang basah ini terdiri dari sayur-sayuran, daging dan buah-buahan. Di bagian kuliner Kering, terdapat beberapa jenis kue, permen, dan camilan.

Pasar Petak Sembilan ini berada di Jalan Kemenangan III, Kelenteng Dharma Bhakti. Menelusuri tempat selanjutnya terdapat gang Gloria. Tepatnya di seberang jalan Pancoran, gang ini bernama jalan Pintu Besar Selatan III Nomor 4-6 Pancoran, Glodok. Di pintu masuknya, banyak beragam Pedagang Permen dan Manisan Khas Tionghoa. Di gang ini, terdapat berbagai macam Makanan Khas Tionghoa, seperti Sup Pi Oh, Kopi Tak Kie, Soto Betawi, Pedagang buah-buahan, Toko Kawi dan juga ada foodcourt yang bernama Gloria Foodcourt. Di Gloria Foodcourt ini anda akan mencicipi mie Kangkung si Jangkung yang sangat terkenal. 

Bagi anda pecinta kuliner, mungkin tempat ini menjadi salah satu surganya.



7 Hal yang bikin gue Gelisah



Takut? Cemen banget kayaknya yaaaa.

But yes, as a normal person, gue punya beberapa hal yang gue takutin dan bikin gue gelisah. kok ya gue nulis ini berasa lagi ada di acara On the Spot ya... hmm


Anyway, tulisan ini sebenernya gak terlalu penting sih, tapi di penting-pentingin aja ya, anggap gue itu anaknya Kris Jenner, jadi segala hal informasi tentang gue jadinya penting 😁 

7. Abis Baca atau Nonton Horror


Siapa coba yang gak gelisah kalo abis nonton horror atau baca-baca cerita serem di Internet? Gue pernah sampe bener-bener parno mau ke kamar mandi gara-gara abis baca cerita serem di Kaskus. Sampe ngerasa kayak ada yang ngikutin, ngeliatin gitu deh. Gue inget banget, film horror yang pertama kali gue tonton waktu kecil itu film Jelangkungnya si Hari Pantja. Sumpah, saking gue orangnya kepikiran terus, itu kebawa mimpi filmnya. Gue gak bisa tidur, nangis-nangis ke nyokap gara-gara takut kalo tidur mimpinya keulang lagi. Cuman, gue juga bingung sih, gue yang parnoan begini tapi demen hal-hal yang berbau horror sampe sekarang. Apalagi cowok gue suka ngasih Cerita Bersambung gitu dari Kaskus, bacanya emang seru. Tapi giliran udh mau tidur, langsung nutupin muka pake selimut. Yeah, I guess that's my bad habit.


6. Gak dikabarin pacar


Nah, kalo yang ini, gue mengakui... I'm a bit insecure about relationship, guys. Menurut gue, dalam suatu hubungan itu komunikasi HARUS banget berjalan lancar. Mau lo ada diujung darat, di puncak gunung, atau di dalem laut, as soon as you got signal on your phone, kabarin gue! or... Never call me again! *me being possesif*


5. Nyokap Sakit


Hadeuuh, kalo nyokap udah sakit tuh rasanya gimana ya... ngampus gak tenang, ngerjain kerjaan gak konsen, gak kepikiran laper, gak kepikiran capek, pengennya cepet-cepet pulang aja!


4. Tugas Kuliah 


Yang kerja sambil kuliah pasti tau rasanya kegelisahan yang satu ini. Di saat kerjaan numpuk dan tugas kuliah bejibun, rasanya tuh kayak lari dengan kecepatan 20km/jam di rel kereta api terus dibelakangnya ada kereta yang melaju secepat 200km/jam lebay lo tau lo gak bisa menghindar, but you keep running like an idiot until the train hit you hard. ya pokoke kayak gitu laaah 😓

3. Kanker


Kanker bukan dalam artian penyakit sesungguhnya yaaaaaa, alias Kantong Kering. DUH! Pusing banget kalo kantong udah kayak gurun sahara. Yang awal bulannya jalan terus sampe botol shampoo isinya aer doang. Belom lagi kepikiran bayaran kuliah, hamsyong

2. Cicak


Kucing itu adalah gue ketika ngeliat cicak. God, gue bersumpah cicak adalah hewan yang paling menggelikan di dunia ini, Masuk ke daftar hal yang paling bikin gue gelisah dan takutin! Gue bener-bener gak bisa ngeliat cicak, Bahkan, ngeliat gambar nya pun gue selalu bergidik. Dulu waktu SMP, pas gue ulang tahun ada temen gue yang ngasih kado. Bungkusannya kecil, tapi bentuknya agak aneh. Ternyata isinya ada 2 kado. Yang pertama, mainan Hot Wheels, yang kedua semacam tempat buat nyimpen cincin gitu. Pas gue buka tempat yang buat nyimpen cincin... Ya Allah!!! Langsung ngejerit smp keringet dingin gue, reflek ngebuang tempat itu yang isinya adalah bangkai cicak yang udah kering 😭

1. REVISIAN


Every graphic designers will know this feel. Ketika lo sudah siap-siap menghela nafas dari penatnya deadline dan sudah membuka lebar pundi pundi penyimpanan uang, tiba-tiba revisian datang! Can do nothing for sure. Kadang, isi revisiannya pun cuma geser sedikit, tambahin sedikit, kurangin sedikit, hal hal kecil yang seharusnya gak jadi masalah. Apalagi kalo klien yang bawel, ditambah tekanan dari rekan kerja, udah deh makin menjadi. Tapi demi menghormati klien, harus tetap dikerjakan, merelakan waktu istirahat. Liburan gak tenang. Piknik kurang. Hehehe. Nonetheless, I do love doing my job kok :)

Nah itu dia tadi informasi gak penting mengenai gue, gue sekalian ingin berpesan nih. 


Jangan pernah jadikan kegelisahaan atau ketakutan lo itu menghambat diri lo mencapai kesuksesan. Over thinking of the problem isn't good. So, Keep Moving forward!



Bye.


Sir Raffles "The Good Antagonist"


Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barakaatuh



Kali ini bahasan gue agak sedikit berbeda dari yang biasanya (emang biasanya ngebahas apaansih tar hahaha

Ya, gue akan ngebahas tentang sejarah yang lahir di Indonesia. gue garis bawahi(sekalian bold & italic deng), 


sejarah YANG LAHIR di Indonesia,
jadi bukan sejarah Indonesia ya gengs... 


Intro: Sekitar 3 minggu yang lalu, dosen Creative Writing gue yang mirip Rossa cerita tentang sejarah seorang penjajah yang dateng jauh-jauh ke Indonesia dari Inggris namanya Sir Thomas Stamford Bingley Raffles atau yang biasa kita sebut sebagai Sir Raffles. 


Lah bunga bangke Tar?
Bukan, tapi dia ada hubungannya sama bunga bangkai

Oh, gitu... berarti dia bau ya?
-_- pertanyaan macam apa ini. Nggak, dia gak bau 

terus gimana? dia wangi?
apasiiiiiih

Apa dong? duh bingung. Coba jelasin hubungan dia sama bunga bangke apaan!
KENAPA MUSTI BUNGA BANGKE YANG DIBAHAS*emosi*

Tapi gue sedikit ceritain deh tentang bunga bangke ini kan gue baik. Jadi, bunga Rafflesia Arnoldi a.k.a bunga bangke yang kita tau sekarang, itu pertama kali ditemukan oleh seorang pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold di Bengkulu tahun 1818. Nah, waktu itu Dr. Joseph Arnold sendiri lagi ikut ekspedisi di bawah pimpinan Sir Raffles. Jadilah nama bunganya gabungan dari Sir Raffles (sbg pemimpin ekspedisi) dan Dr. Joseph Arnold (sbg penemu bunga). Gituloooooh...


Anyway, balik lagi ke topik pembicaraan kita tentang Sir Raffles.

*tatapan maut*

Nih sebelah kiri itu fotonya doi. ganteng kan?Gue yakin banget kalo misalnya doi hidup di jamannya gue, dia bakalan jadi dosen matkul English for Business Communication gue, gabung sama The Three Muskahounds-nya English Division kampus (re: Edward, Scott, and John) hehehehe

Mungkin kalian bakal mikir dia itu bukan apa-apa selain penjajah di negara kita. Which is kalo orang denger kata "penjajah" bakal langsung mikir ke hal yang negatif, merusak, menduduki, menguasai, pokoknya buruk deh. 

Tapi nyatanya, ga semua penjajah itu jahat. Sir Raffles buktinya... *uhuk* *agak serius*



Back in the days when he came to our land, ketika itu kerajaan negara asal beliau, Inggris, mengambil alih kekuasan kerajaan-kerajaan Belanda termasuk diantaranya adalah Indonesia yang dulu dikenal sebagai Hindia Belanda. Semenjak itu pula, pemerintahan Inggris di Indonesia dipegang oleh Sir Raffles. Sir Raffles diangkat menjadi Letnan Gubernur yang bertugas untuk mengatur serta meningkatkan perdagangan dan keamanan.

Namun sebelum diangkat menjadi Letnan Gubernur, tak banyak yang mengetahui bahwa Sir Raffles anak dari seorang kapten yang terlibat perdagangan budak di Kepulauan Karibia, ketika berumur 15 tahun ayahnya meninggal mendadak yang berakibat keluarga beliau terlilit hutang. Raffles remaja langsung berinisiatif untuk bekerja sebagai pegawai di London untuk Perusuahaan Hindia Timur Britania (perusahaan setangah pemerintah yang berperan banyak dalam kekuasaan Inggris di luar negeri) sebelum ia datang ke Indonesia, ia lebih dulu dikirim ke Penang, Malaysia pada tahun 1805 yang menjadi awal mula hubungannya dengan Asia Tenggara.

Banyak banget hal yang dilakukan oleh Sir Raffles untuk Indonesia (khususnya Pulau Jawa) yang hampir semua berdampak positif terhadap perkembangan Indonesia kala itu. Dan menurut cerita dosen gue, beliau adalah seorang yang down to earth, orangnya merakyat banget, beda sama pemimpin Belanda yang mempekerjakaan masyarakat dengan sistem rodi & tanam paksa, Sir Raffles sangat menghargai kemanuasiaan. Makanya, beliau menghapuskan peraturan rodi dan tanam paksa. 
Olivia Mariamne Devenish, Istri Sir Raffles

Sir Raffles juga sering blusukan ke kampung kampung di Jawa bareng isrtinya, Olivia Mariamne. Blusukannya doi bukan buat pencitraan men, pokoknya bedalah niatnya sama para politikus jaman sekarang, tapi doi pengen lebih deket sama masyarakatnya juga karena minat istimewanya akan sejarah Jawa.

Doi rajin banget deh, sering ngumpulin artefak-artefak antik kesenian Jawa, terus di catet sama dia tentang sejarahnya. Dan dari blusukannya itulah doi berhasil ngelakuin ekspedisi pencarian Candi Borobudur. Iya bener, Borobudur! Candi yang segede gaban itu dulunya sempet ketutupan abu vulkanik akibat letusan gunung. Ketutupannya udah parah banget sampe orang ngiranya itu cuma dongeng aja. Sampe akhirnya Sir Raffles dapet kabar itu, dan langsung ngerahin para peneliti Inggris buat nyari Candi Borobudur itu. Kebayang gak sih kalo dulu Sir Raffles gak blusukan di Jawa, mungkin sampe sekarang kita ngedenger Candi Borobudur cuma sebatas mitos aja.

Ada sedikit hal yang ngegoyang hati gue banget, jadi katanya dulu pas Inggris menyerahkan kembali tanah jajahannya kepada Belanda, Sir Raffles harus balik ke Inggris. Dia sedih banget sampe nangis karena harus ninggalin Pulau Jawa. Mungkin sedih juga kali ya, karena makam istrinya ada disini. Sir Raffles jadi benci banget sama Belanda karena mereka bisa nginjek Jawa lagi. Saking keselnya, dia bersumpah bakal bikin satu pulau kecil yang dia tempatin lebih maju daripada Jawa. And yeah, he did it! Singapur lah pulau kecil yang beruntung itu. Peradabannya sekarang jauh dari Indonesia, termaju se-Asia Tenggara. Imagine, if it was Jawa men. but anyhow, thanks to Sir Raffles "The Good Antagonist" u gave us such a motivational history!


Perkenalan (LAGI)

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barakaatuh

aduh bingung musti mulai darimana

Halo, sudah lama tidak membagi pengalaman dan cerita dengan kalian hehe (sok ngartis)

Sebelumnya gue mau cerita dulu nih, gue aktif blog lagi karena ini salah satu tugas matkul di kampus gue which is CREATIVE WRITING. 

--------------------------------

Fyi, gue sekarang ngampus di LSPR - Jakarta iya bener yang banyak artisnya itu. Alhamdulillah sekarang udah jalan semester 3 dan gue ambil shift sore. Yep, gue sembari kerja. Sebenernya, sampe tulisan ini gue post, gue pun belum mendapatkan tempat kerja yang fix. Masih ngelamar dan cari yang cocok. Tapi, bersama dengan kekasih tercinta Valen, gue sedang menekuni usaha di bidang jasa desain grafis. Lebih menonjol di bagian Undangan dan Percetakan sih, cuman ya kalo ada yang mau order di luar undangan, sekarang kita komit bakal bawa nama perusahaan kita -wtf

(Back to the topic ~cusss)

Gue mau ngenalin diri gue (lagi) yang sebenernya gue lupa udah pernah kenalan disini apa belom. *yaudahlah*

Nama gue Utarini Candrakirana, bebas sebebas bebasnya kalian mau panggil gue apa. Tari, Uta, Utar, Candra, Rana, Kiran, Uut, Cici, Uttaran kek. Asalkan jangan panggil gue Rini. Gak suka dipanggil Rini, karena menurut gue itu namanya cewek bangetttt.

hmm apalagi ya

Gue sekarang tinggal di Bekasi, iya B-E-K-A-S-I. Satu kota yang dulu sempet kena bully-an karena letaknya yang jauh. padahal sebenernya gak jauh-jauh amat sih, tergantung dimana lo tinggal aja. ya kalo lo tinggalnya di Tangerang daerah Balaraja, ya jelas jauh.

"Buktinya, gue sanggup PP naik kendaraan motor/mobil/kereta ke kampus gue yang di daerah Sudirman. Perlu sedikit perjuangan sih ngelawan macet, cuman kalo dibawa enjoy, banjir2an sambil macet yaa ayok -halah"


Highlight of BEKASI:

Ini nih yang bikin Minion. (re: Piramid terbalik Minion The Movie)

jauh kan :)



Kita juga punya stadion yang mirip Old Trafford boong deng


NAH gue baru inget, gue pernah bantuin sepupu gue bikin video tugas matkulnya dia, nih bisa diliat bekasi kayak gimana hehehe. Jangan lupa like&share ya *ala-ala youtubers*





gue sebenernya baru tinggal di Bekasi selama 4 Tahun, sebelumnya gue tinggal di Jakarta. tapi harus gue akui ya, sebenernya bekasi itu kota yang nyaman menurut gue, kemana-mana deket. 

gue itu anaknya pecinta kucing, dulu cuman ada 1 di rumah, seiring dengan perkembangan waktu sekarang jadi ada 7 :) kapan-kapan gue bikin tulisan khusus dedicated buat kucing-kucing gue. Banyak orang yang bilang kalo sifat hewan peliharaan kita itu sama dengan majikannya. hmmm, gue awalnya  mikir "Masa sih?" dan akhirnya gue menghabiskan waktu seharian merhatiin tingkah laku mereka. awalnya gue meng iyakan perkataan orang2, sampe pas mereka poop. mulai menggali-gali pasir, dan ngeden. Dude, there's no way your cat would flush the toilet. so yeah, cats will be cats, gak bisa disamanin. Totally.
Mungkin gitu aja dari gue, Sekian. Bye